Untuk sementara halaman masih dalam tahap pengembangan,mohon maaf atas ketidaknyamanan ini...
semua link download untuk film dihapus secara sepihak oleh mediafire mohon bersabar kami akan memperbaiki satu persatu
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Desember 2012

Download Film 300

Berawal dari seorang teman yang memutar film berjudul 300 pada saat pelajaran produktif membuat saya penasaran dan saya ingin menyaksikan film ini,berikut sinopsisnya..
Sinopsis:
Film ini diangkat dari novel karya Frank Miller. Bercerita tentang pertempuran kuno Thermopylae di abad ke enam, di mana Raja Leonidas (Gerard Butler) dan 300 tentaranya, berjuang mati-matian melawan Xerxes dan tentara Persianya yang jumlahnya ribuan.

Suatu ketika utusan dari Raja Persia mendatangi Sparta untuk meminta kesedian Sparta untuk menyerah dan tunduk. Raja Sparta serta merta menolak tawaran itu dan menyatakan bahwa dia dan rakyatnya tidak akan menyerah begitu saja tanpa perlawanan. Namun sikap Raja Leonidas ini tidak sepenuhnya didukung oleh rakyatnya bahkan perwakilan para dewa-dewa nya.

Akhirnya Raja Leonidas memutuskan untuk menghadang pasukan Persia dengan 300 tentara Spartan pilihan. Ke 300 pasukan Spartan ini begitu tenang manghadapi musuh yang sangat banyak itu, hari demi hari mereka lewati dengan semangat juang mereka demi mempertahankan wilayah mereka.

Mampukah ke 300 Spartan ini membendung ribuan pasukan Persian tersebut ?

Download Film 300 gratis
Download Subtitle Indonesia Film 300 gratis

Jumat, 23 Maret 2012

sejarah Tari pendet

Seperti dikutip dari ISI Denpasar, lahirnya tari Pendet adalah sebuah ritual sakral odalan di pura yang disebut mamendet atau mendet. Prosesi mendet berlangsung setelah pendeta mengumandangkan puja mantranya dan seusai pementasan  topeng sidakarya—teater sakral yang secara filosofis melegitimasi upacara keagamaan. Hampir setiap pura besar hingga kecil di Bali disertai dengan aktivitas mamendet. Pada beberapa pura besar seperti Pura Besakih yang terletak di kaki Gunung Agung itu biasanya secara khusus menampilkan ritus mamendet dengan tari Baris Pendet. Tari ini dibawakan secara berpasangan atau secara masal oleh kaum pria dengan membawakan perlengkapan sesajen dan bunga.

Tari Pendet bercerita tentang turunnya dewi-dewi kahyangan ke bumi. Biasanya menurut  gentra.lk.ipb.ac.id, Tari Pendet dibawakan secara berkelompok atau berpasangan oleh para putri, dan lebih dinamis dari tari Rejang. Ditampilkan setelah tari Rejang di halaman Pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih).

Para penari Pendet berdandan layaknya para penari upacara keagamaan yang sakral lainnya, dengan memakai pakaian upacara, masing-masing penari membawa perlengkapan sesajian persembahan seperti sangku (wadah air suci), kendi, cawan, dan yang lainnya.
Lukisan Tari Pendet oleh Pelukis : Sunaryo
Pada dasarnya dalam tarian ini para gadis muda hanya mengikuti gerakan penari perempuan senior yang ada di depan mereka, yang mengerti tanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik. Tidak memerlukan pelatihan intensif.

Sejarah Perkembangan. 

1950. Tari Pendet disepakati lahir.
Tari Pendet tetap mengandung anasir sakral-religius dengan menyertakan muatan-muatan keagamaan yang kental. 
Pada 1961, I Wayan Beratha mengolah kembali tari pendet tersebut dengan pola seperti sekarang, termasuk menambahkan jumlah penarinya menjadi lima orang. Berselang setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menciptakan tari pendet massal dengan jumlah penari tidak kurang dari 800 orang, untuk ditampilkan dalam upacara pembukaan Asian Games di Jakarta. 
1967. Koreografer bentuk modern Tari Pendet.
Pencipta atau koreografer bentuk modern tari Pendet ini adalah I Wayan Rindi (?-1967), merupakan penari yang dikenal luas sebagai penekun seni tari dengan kemampuan menggubah tari dan melestarikan seni tari Bali melalui pembelajaran pada generasi penerusnya. Semasa hidupnya ia aktif mengajarkan beragam tari Bali, termasuk tari Pendet kepada keturunan keluarganya maupun di luar lingkungan keluarganya.




sumber :http://sejarahtaribali.blogspot.com

Rabu, 14 Maret 2012

Serangan 11 September 2001 (TAGEDI WTC)

Latar belakang
Serangan 11 September
(disebut September 11, September 11th atau 9/11), adalah serangkaian empat serangan bunuh diri yang telah diatur terhadap beberapa target di New York City dan Washington, D.C. pada 11 September 2001. Pada pagi itu, 19 pembajak dari kelompok militan Islam, al-Qaeda, membajak empat pesawat jet penumpang.Para pembajak sengaja menabrakkan dua pesawat ke Menara Kembar World Trade Center di New York City; kedua menara runtuh dalam kurun waktu dua jam. Pembajak juga menabrakkan pesawat ketiga ke Pentagon di Arlington, Virginia. Ketika penumpang berusaha mengambil alih pesawat keempat, United Airlines Penerbangan 93, pesawat ini jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania dan gagal mencapai target aslinya di Washington, D.C. Menurut laporan tim investigasi 911, sekitar 3.000 jiwa tewas dalam serangan ini.
Dugaan langsung jatuh kepada al-Qaeda, dan pada 2004, pemimpin kelompok Osama bin Laden, yang awalnya menolak terlibat, mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.Al-Qaeda dan bin Laden juga mengatakan dukungan AS terhadap Israel, keberadaan tentara AS di Arab Saudi, dan sanksi terhadap Irak sebagai motif serangan ini. Amerika Serikat merespon serangan ini dengan meluncurkan Perang Melawan Teror dengan menyerang Afghanistan untuk menggulingkan Taliban yang melindungi anggota-anggota al-Qaeda. Banyak negara yang memperkuat undang-undang anti-terorisme mereka dan memperluas kekuatan penegak hukumnya. Pada Mei 2011, setelah diburu bertahun-tahun, Presiden Barack Obama mengumumkan bahwa bin Laden ditemukan dan ditembak mati oleh marinir AS, walaupun belum ada bukti yang dipublikasikan yang menyatakan kematian tersebut dengan gamblang.
Kehancuran ini mengakibatkan dampak serius terhadap ekonomi Lower Manhattan.Pembersihan lahan World Trade Center selesai dilaksanakan pada Mei 2002. National September 11 Memorial & Museum dijadwalkan dibuka pada 11 September 2001. Di dekat tugu peringatan ini terdapat One World Trade Center setinggi 1.776 kaki (541 m) yang diperkirakan selesai tahun 2013.Pentagon diperbaiki dalam kurun satu tahun, dan Pentagon Memorial dibuka di sebelah gedung ini pada tahun 2008. Pembebasan tanah untuk Flight 93 National Memorial dilakukan pada November 2009, dan tugu peringatan ini dibuka secara resmi pada 10 September 2011.
serangan
Pada pagi 11 September 2001, 19 pembajak mengambil alih empat pesawat komersial yang sedang terbang menuju San Francisco dan Los Angeles setelah lepas landas dari Boston, Newark, dan Washington, D.C. Pesawat dengan penerbangan jarak jauh sengaja dipilih untuk dibajak karena mengangkut bahan bakar yang banyak.Pukul 8:46 pagi, lima pembajak menabrakkan American Airlines Penerbangan 11 ke Menara Utara World Trade Center (1 WTC) dan pada pukul 9:03 pagi, lima pembajak lainnya menabrakkan United Airlines Penerbangan 175 ke Menara Selatan (2 WTC).
Lima pembajak menabrakkan American Airlines Penerbangan 77 ke Pentagon pada pukul 9:37 pagi.Pesawat keempat, di bawah kendali pembajak, menjatuhkan United Airlines Penerbangan 93 dekat Shanksville, Pennsylvania pada pukul 10:03 pagi setelah penumpangnya melawan para pembajak. Target Penerbangan 93 diduga adalah U.S. Capitol atau Gedung Putih. Rekaman suara kokpit Penerbangan 93 menemukan bahwa awak pesawat dan penumpang berusaha mengambil alih pesawat dari pembajak setelah mempelajari lewat telepon tentang pesawat-pesawat lain yang dibajak telah ditabrakkan ke beberapa bangunan pada pagi itu. Setelah muncul bukti kuat bagi pembajak bahwa penumpang akan mengambil alih pesawat, seorang pembajak memerintahkan temannya untuk memutar pesawat dan sengaja menjatuhkannya.Akhirnya, Penerbangan 93 jatuh di sebuah lapangan dekat Shanksville.
Beberapa penumpang mampu melakukan panggilan telepon menggunakan layanan telepon pesawat dan telepon genggam dan memberikan rincian bahwa ada beberapa pembajak di masing-masing pesawat; bahwa semprotan merica atau gas air mata digunakan dan beberapa orang di pesawat telah ditusuk.Laporan menemukan bahwa para pembajak menusuk dan membunuh pilot, pramugari, dan satu atau beberapa penumpang.Dalam laporan akhirnya, 9/11 Commission menemukan bahwa para pembajak belakangan ini membeli peralatan tangan multifungsi dan berbagai jenis pisau dan belati.Seorang pramugari Penerbangan 11, seorang penumpang Penerbangan 175, dan beberapa penumpang Penerbangan 93 mengatakan bahwa para pembajak memiliki bom, tetapi salah satu penumpang juga mengatakan ia menduga bom tersebut palsu. FBI tidak menemukan jejak-jejak peledak di tempat kejadian, dan 9/11 Commission menyimpulkan bom tersebut palsu.
Setelah dibenarkan bahwa Penerbangan 11 dibajak, dua F-15 diberangkatkan dari Otis Air National Guard Base di Massachusetts dan mengudara pada pukul 8:53 pagi.North American Aerospace Defense Command (NORAD) memiliki pemberitahuan 9 menit bahwa Penerbangan 11 telah dibajak. Karena komunikasi buruk dengan Federal Aviation Administration (FAA), mereka tidak mendapat pemberitahuan mengenai pesawat-pesawat lain yang akhirnya menabrak targetnya.Setelah kedua Menara Kembar ditabrak, beberapa pesawat tempur diterbangkan dari Langley Air Force Base di Virginia pukul 9:30 pagi.Pada pukul 10:20 pagi, beberapa perintah dikeluarkan untuk menembak jatuh setiap pesawat komersial yang berpotensi dibajak. Perintah ini tidak tersampaikan tepat waktu bagi pesawat tempur untuk mengambil tindakan.Beberapa pesawat tempur terbang tanpa membawa amunisi hidup, mengetahui bahwa untuk mencegah para pembajak mencapai targetnya para pilot pesawat tempur harus menabrakkan pesawatnya ke pesawat yang dibajak, mungkin dengan meluncur keluar dari pesawat tempur pada saat-saat terakhir. Dalam wawancara tahun 2005 bersama pilot pesawat tempur yang berangkat dari Otis Air National Guard Base, seorang pilot mengatakan, "Tidak ada yang akan menyebut kami pahlawan jika kami menembak jatuh empat pesawat pada tanggal 11 September."

Seorang pria tertutup debu sedang membantu seorang wanita berjalan dan menutupkan masker di wajahnya, New York City
Tiga bangunan di Komplek World Trade Center runtuh akibat kegagalan struktur.Menara Selatan runtuh pukul 9:59 pagi setelah terbakar selama 56 menit dalam kebakaran yang diakibatkan tabrakan United Airlines Penerbangan 175. Menara Utara runtuh pukul 10:28 pagi setelah terbakar selama 102 menit. Ketika Menara Utara runtuh, reruntuhannya jatuh ke gedung 7 World Trade Center (7 WTC) yang ada di sebelahnya, sehingga merusaknya dan menciptakan kebakara. Kebakaran ini terjadi selama beberapa jam, merusak ketahanan struktur bangunan, dan 7 WTC runtuh pukul 5:21 sore.
Semua pesawat di daratan Amerika Serikat dipaksa mendarat, dan pesawat yang sudah terbang diminta untuk mendarat sesegera mungkin. Semua pesawat sipil internasional diterbangkan pulang atau dialihkan ke bandara-bandara di Kanada atau Meksiko, dan semua penerbangan internasional dilarang mendarat di tanah Amerika Serikat selama tiga hari.Serangan ini menciptakan kebingungan massal di antara organisasi berita dan pengawas lalu lintas udara. Di antara berita yang tidak terkonfirmasi dan sering berlawanan yang disiarkan sepanjang hari itu, salah satunya adalah sebuah bom mobil telah diledakkan di kantor pusat Departemen Luar Negeri AS di Washington, D.C.Pesawat jet lain—Penerbangan 1989—diduga dibajak, tetapi diduga laporan palsu karena pesawat ini akhirnya merespon panggilan pengawas udara dan mendarat dengan aman di Cleveland, Ohio.
Dalam wawancara bulan September 2002, Khalid Sheikh Mohammed dan Ramzi bin al-Shibh, yang diduga telah mengatur serangan tersebut, mengatakan bahwa target utama Penerbangan 93 adalah United States Capitol, bukan Gedung Putih. Selama tahap perencanaan serangan, Mohamed Atta, pembajak yang akan memiloti Penerbangan 11, menduga Gedung Putih sulit dijadikan target dan meminta penilaian dari Hani Hanjour, yang kemudian membajak dan memiloti Penerbangan 77. Mohammed juga mengatakan al-Qaeda awalnya berencana menargetkan instalasi nuklir, bukannya World Trade Center dan Pentagon, namun mereka memutuskan tidak jadi, khawatir semuanya menjadi "tidak terkendali". Keputusan terakhir dalam menentukan target, menurut Mohammed, ada di tangan para pilot.
Kerusakan
Bersama Menara Kembar berlantai 110 itu, beberapa bangunan lain di lahan World Trade Center hancur atau rusak parah, termasuk gedung WTC3 sampai 7 dan St. Nicholas Greek Orthodox Church.Menara Utara, Menara Selatan, Marriott Hotel (3 WTC) dan 7 WTC hancur sepenuhnya. U.S. Customs House (6 World Trade Center), 4 World Trade Center, 5 World Trade Center, dan dua jembatan pejalan kaki yang menghubungkan bangunan-bangunan tersebut rusak parah. Deutsche Bank Building di 130 Liberty Street rusak setengah dan akhirnya diruntuhkan. Dua gedung World Financial Center juga mengalami kerusakan.
Deutsche Bank Building di seberang Liberty Street dari komplek World Trade Center akhirnya dicap tak dapat dihuni kembali karena suasana beracun di dalam menara perkantoran itu dan akhirnya diruntuhkan. Fiterman Hall milik Borough of Manhattan Community College di 30 West Broadway juga diruntuhkan karena kerusakan parah dalam serangan ini dan akhirnya dibangun kembali.[48] Gedung-gedung tetangga lainnya seperti 90 West Street dan Verizon Building mengalami kerusakan parah namun telah diperbaiki. Gedung-gedung World Financial Center, One Liberty Plaza, Millenium Hilton, dan 90 Church Street mengalami kerusakan tingkat menengah dan telah diperbaiki. Peralatan komunikasi di puncak Menara Utara juga hancur, namun stasiun media mampu mengalihkan sinyal dengan cepat dan melanjutkan siaran.
The Pentagon, di Arlington County, Virginia, rusak parah akibat tabrakan American Airlines Penerbangan 77 dan kebakaran yang berlangsung setelahnya, mengakibaktan satu sisi bangunan runtuh. Ketika mengarah ke Pentagon, sayap pesawat menabrak beberapa tiang lampu dan mesin kanannya menabrak pembangkit listrik sebelum menabrak sisi barat Pentagon dan menewaskan ke-53 penumpang, 5 pembajak, dan 6 awaknya. Pesawat ini menabrak Pentagon di lantai pertama dan bagian depan badannya patah ketika tabrakan, sementara bagian tengah dan ekornya terus menabrak selama kurang dari satu detik. Reruntuhan bagian ekor menembus jauh ke dalam bangunan, melewati tiga lingkaran luar gedung seluas 310 kaki (94 m).Penyelamatan dan perbaikan
Penyelamatan dan perbaikan
New York City Fire Department langsung memberangkatkan 200 unit (setengah departemen) ke tempat tersebut. Upaya mereka dibantu oleh berbagai pemadam kebakaran dan teknisi medis darurat yang tidak bertugas pada hari itu.New York City Police Department mengirimkan Emergency Service Units dan personel polisi lainnya, serta memberangkatkan satuan helikopternya. Setelah tiba di tempat kejadian, FNY, NYPD, dan Port Authority tidak mengkoordinasi upaya penyelamatan dan akhirnya mengalami kesulitan dalam mencari warga sipil.Ketika situasi semakin memburuk, satuan penerbangan NYPD menyampaikan informasi kepada komandan polisi, yang mengeluarkan perintah kepada personelnya untuk mengungsikan diri dari kedua menara; sebagian besar petugas NYPD berhasil keluar dengan aman sebelum kedua bangunan runtuh. Karena pos komando didirikan terpisah dan komunikasi radio antar lembaga tidak mampu dilakukan, perintah tersebut tidak sampai kepada para komandan FDNY.
Setelah menara pertama runtuh, komandan FDNY mengeluarkan perintah evakuasi; tetapi karena kesulitan teknis dengan sistem pengulang radio yang gagal berfungsi, banyak pemadam yang tidak pernah mendengarkan perintah evakuasi. Petugas 9-1-1 juga menerima informasi dari penelepon yang tidak diteruskan kepada para komandan di tempat kejadian. Dalam beberapa jam setelah serangan, operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran diluncurkan. Setelah beberapa bulan operasi 24 jam di tempat tersebut, lahan World Trade Center akhirnya dibersihkan pada akhir Mei 2002.
Pasca serangan
Dalam beberapa jam setelah serangan, FBI mendapatkan nama-nama dan data pribadi dari pilot dan pembajak yang dicurigai.Koper Muhammad Atta, yang tidak diteruskan dari penerbangan Portlandnya ke penerbangan 11, berisi berkas-berkas yang membuka identitas semua 19 pembajak, dan petunjuk penting lainnya mengenai rencana mereka, motif, dan latar belakang.Pada hari penyerangan, NSA menyadap komunikasi yang menunjuk pada Osama bin Laden. Badan intelijensi Jerman juga mendapatkan hasil yang sama.Pada 27 September 2001, FBI mempublikasikan foto-foto dari 19 pembajak bersama informasi mengenai kemungkinan nasionalitasnya dan nama-nama aliasnya.Lima belas dari penyerang berasal dari Arab Saudi, dua dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir, dan satu dari Lebanon.Berlawanan dengan profil penyerang bunuh diri pada umumnya, pembajak-pembajak tersebut terdidik, dewasa, dimana sistem kepercayaannya sudah terbentuk sepenuhnya.
Osama bin laden
Persis sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2004, di dalam sebuah pernyataan video terekam, Osama bin Laden mengakui keterlibatan al-Qaeda pada penyerangan Amerika Serikat dan mengakui hubungan dia secara langsung pada serangan tersebut. Dia berkata bahwa serangan tersebut dilakukan karena "Kami bebas, dan untuk mendapatkan kebebasan bagi negara kami. Seperti kalian meremehkan keamanan kita, kita meremehkan keamanan kalian." Osama bin Laden berkata bahwa dia sendiri telah memimpin 19 pembajak pesawat  Di dalam video tersebut dia berkata, "Kami telah sepakat dengan Komandan Jendral Muhammad Atta, bahwa semua operasi akan dilaksanakan dalam 20 menit sebelum Bush dan pemerintahannya menyadari"  Video lain yang didapatkan oleh Al Jazeera pada September 2006 menunjukkan Osama bin Laden bersama dengan Ramzi Binalshibh, dan 2 pembajak Hamza al-Ghamdi and Wail al-Shehri, pada saat mereka bersiap2 untuk penyerangan.Namun, 5 hari berselang dalam sebuah pernyataan di stasiun televisi Aljazeera, Osama menegaskan ia tidak terlibat dengan peristiwa 11 September dan menyatakan bahwa pemerintah Amerika berbohong dengan menjadikan ia kambing hitam untuk tujuan tertentu.
Daftar pelaku pembajakan pesawat dalam peristiwa 9/11
American Airlines Penerbangan 11:
  • Mohammed Atta, berkebangsaan Mesir
  • Abdulaziz Alomari, berkebangsaan Arab Saudi
  • Satam M.A. Al Suqami, berkebangsaan Arab Saudi
  • Wail M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi
  • Waleed M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi
United Arlines Penerbangan 175:
  • Marwan Al-Shehhi, berkebangsaan Uni Emirat Arab
  • Fayez Rashid Ahmed Hassan Al Qadi Banihammad, berkebangsaan Arab Saudi
  • Ahmed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Hamza Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Mohand Alshehri, tidak diketahui kebangsaannya
American Airlines Penerbangan 77:
  • Hani Hanjour, berkebangsaan Arab Saudi
  • Nawaf Alhazmi, tidak diketahui kebangsaannya
  • Majed Moqed, tidak diketahui kebangsaannya
  • Khalid Almihdhar, tidak diketahui kebangsaannya
  • Salem Alhazmi, berkebangsaan Arab Saudi
sumber : wikipedia
United Airlines Penerbangan 93:
  • Ziad Samir Jarrah, berkebangsaan Lebanon
  • Saeed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Ahmed Ibrahim A. Al-Haznawi, berkebangsaan Arab Saudi
  • Osama Bin Laden, berkebangsaan Arab Saudi


Selasa, 13 Maret 2012

Apakah tragedi WTC sudah tertulis di al-quran ???

Pertanyaan yang sangat mengganjal selama ini,hanya orang yang tidak pernah membaca ayat sucinya sendiri (al-quran) yang mengatakan tragedi wtc ini sudah ada dalam al-quran.
mari kita cocokan posting dari seorang teman yang beralamat di
http://alumni11.clubme.net/t127-ternyata-tragedi-wtc-sudah-di-sebutkan-dalam-al-quran
7 tahun yang lalu, Tanggal 11 September .....
Tragedi WTC ada dalam QS. At Taubah Qs. At Taubah ayat 109, sbb :

Terjemahan :
Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik,
ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh,
lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam.
Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim.

Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim.
Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata "JURUFIN HAR" yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan
sebagai "ditepi jurang yang runtuh" ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota
New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR.

Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001
Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) :
Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.

Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9),
apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,

Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula
bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.

Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan
bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah ayat 109.

SubhanAllah, Maha Suci Allah dan sungguh benar
Muhammad adalah Rasul-Mu !
Sungguh benarlah firman-Mu : "Kami akan memperlihatkan kepada mereka
tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri
mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar ....
(Al Qur'an, surah Al Fushshilat 53)

Ternyata Allah telah memberikan khabarnya 14 abad yang lalu tanpa diketahui oleh manusia ...
Ini adalah salah satu mukjizat Alqur'an yang telah membuktikan kejadian pada masa yang akan datang.
Padahal sebenarnya setelah diteliti berikut ini jawaban dari seorang yang bener2 mengerti tentang ayat suci Allah tersebut.beliau menuntun ilmu di universitas Al Azhar University
lihat disini http://www.scribd.com/doc/4004957/Bantahan-Tragedi-WTC-sudah-ada-di-Al-Quran
masih banyak ilmu syariat yg belum kita pelajari...
jadi mari kembalikan agama ini ke para ulama... karena mereka pewaris para nabi (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, hadits shahih).

jika ada suatu kejadian, mari dengarkan orang-orang berilmu berbicara... sayang sekali kalau ilmu diangkat dari muka bumi, dan orang-orang tanpa ilmu semakin banyak memberikan pendapat ttg agama yg sempurna ini...(tanda-tanda kiamat nih --HR. al-Bukhari dan Muslim --)


-----------------------------------------------------------------------------------------


Bantahan WTC Terkait dengan Al Qur'an
Oleh : Habiburrahman Saerozi
Santri Al Azhar, Kairo


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saudara-saudaraku seiman yang dirahmati Allah SWT. Mohon waktu sesaat untuk merenungkan hal penting ini, sekali lagi sangat penting, berkaitan dengan perbuatan orang-orang zalim yang ingin merusak Al-Quran. Betapa sedihnya jika Al Quran terus dibuat permainan oleh mereka, orang-orang "juhala bi umurid din" (orang-orang yang bodoh yang tidak tahu ruh agama Islam ini). Mereka tidak tahu hakekat mu`jizat Al Quran.

Tapi suka mengotak-atik Al Quran seenaknya sendiri. Allah SWT berfirman, "Maka siapakah yang yang lebih berbuat dzalim daripada orang-orangyang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusiatanpa pengetahuan ? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepadaorang-orang zalim." Al An`am : 133.


Pasca kejadian WTC 11 September 2001 terkait dengan Al Quran ?

Mencocok-cocokkan Al Quran seenaknya dan mengatakan itu mukjizat. Entah perbuatan siapa ! ini? Orang-orang dzalim itu ingin semakin membuat bodoh dan membodohi umat Islam. Ingin menginjak-injak Al Quran. Bayangkan, bagaimana jika Al Quran dikatakan telah memberikan sinyalemen itu 1433 tahun yang lalu tentang kejadian itu. Terus diklaim itu mukjizat Al-Quran. Setelah diteliti ternyata salah semua. Hanya akal-akalan dan dusta belaka. Apakah itu bukan justru mengaburkan kemukjizatan Al Quran.

* Orang yang tidak pernah belajar sama sekali Ulumul Quran, tidak pernah belajar tentang I`jazul Quran akan dengan memudah membuat kedustaan dan kebohongan dengan mengatasnamakan Al Quran.

* Propaganda dusta mengatasnamakan "kemukjizatan Al Quran" dalam kejadian WTC itu hanyalah upaya musuh Islam untuk menggiring umat manusia tidak percaya kepada Al Quran. Bukan untuk mengajak meyakini kemukjizatan Al Quran. Sebab kedustaan itu begitu jelasnya. Mereka menyimpulkan begini :


1. Ayat yang ke 109 dari surat Attaubah menunjukkan bangunan WTC terdiri dari 109 tingkat.

2. Pada ayat ke 109 pada surat Attaubah tsb tertulis "Jurufin Haar"menunjukkan nama jalan di Jerf Har.

3. Surat Attaubah berada dalam juz ke 11 menunjukkan tanggal hari kejadian yaitu tanggal 11

4. Surat At Taubah adalah urutan yang ke 9 menunjukkan bulan kejadian yaitu bulan ke 9.

5. Jumlah kalimat dalam surat Attaubah dari awal sampai akhir sebanyak 2001 menunjukkan tahun kejadian yaitu tahun 2001, di tempat lain mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109 itu berjumlah 2001. Jika kita sedikit teliti saja maka kesimpulan itu hanya kedustaan atas namaAl Quran.


Satu saja dari kesimpulan itu salah maka kesimpulan itu hanya mengada-ada

Coba kita lihat misalnya :

1. Benarkan bangunan WTC 109 tingkat ? Tenyata tidak. Gedung WTC yang roboh itu terdiri dari 110 tingkat. Ini bukan hal yang sulit untuk dibuktikan. Datanya bisa dilihat oleh orang seluruh dunia. Silakan dicari di bagian search msn.com atau yahoo, cari info tentang WTC New York.

2. Benarkan di jalan Jerf Har ?* Ternyata tidak. WTC itu terletak di WallStreet.

3. Kejadian pada tanggal 11, Surat At Taubah ada di juz 11 ? Hanya orang yang tidak pernah baca Al Quran yang mengatakan demikian. Jelas sekali mayoritas ayat Surat At Taubah ada di juz 10. Lebih detailnya suratAt-Taubah terdiri dari 129 ayat, yang 92 ayat ada di juz 10 danselebihnya (37 ayat) ada di juz 11.


* Apakah pencocokan tanggal kejadian WTC dengan surat At-Taubat bukan sebuah kedustaan dan"pemerkosaan" Al Quran.

*Di ayat 109 ada kata2 jurufin har. Sudah jelas terbantah karena jalannya bukan Jerf Har tapi Wall Street.


Dalam tafsir apa pun, sepanjang saya belajar di Al Azhar University, baik di tafsir Ar Razidan lainnya, tidak ada seorang ulama pun yang memaksudkan kalimat 'jurufin haar" itu untuk mengisyaratkan nama sebuah jalan di Amerika. Terlalu nista dan remeh Al-Quran mengisyaratkan hanya untuk sebuah nama jalan. Maha Suci Allah dari mengisyaratkan hal-hal remeh.

Yang mengatakan jumlah huruf dari awal surat sampai ayat 109 berjumlah 2001. Maka itu juga dusta. Sebab baru sampai ayat 25 jumlah hurufnya sudah 2001. Juga yang mengatakan jumlah kalimatnya 2001, hanya mencocok-cocokkan saja. Saya tidak tahu ini kerjaan siapa. Yang jelas inilah gaya Israiliyah modern.


Wassalamu'alaikum wr wb

27 gempa yang mengakibatkan tsunami terbesar sepanjang sejarah

Tsunami, yang bermakna ggelombang tsunami yang melanda jepangelombang pelabuh an dalam bahasa Jepang, terjadi akibat deforma si dasar laut yang melahirkan gelombang tinggi. Biasanya setinggi 15-30 meter, seperti pada tsunami Aceh, tapi pernah mencapai 520 meter di Alaska pada 1958. Jepang boleh dibilang sebagai negri tsunami. Karena sebagian besar tsunami dahsyat terjadi di sana.

Kemarin gelombang pasang Tsunami yang dipicu Gempa menyapu sepanjang pantai Iwanuma, Jepang utara, Jumat (11/3). Besarnya gempa 8,9 menghantam pantai timur Jepang Jumat, menyebabkan tsunami setinggi 4 meter, menyapu kapal, mobil, bangunan dan puing-puing ke daratan. Ada kilang minyak terbakar hebat, bahkan dikabarkan ada kebocoran radiasi nuklir di instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir, sehingga penduduk harus dievakuasi.

Berikut ini daftar gelombang Tsunami terdahsyat yang mengguncang dunia.

1. 426 SM: Teluk Maliakos, Yunani Timur
Inilah pertama kalinya orang menghubungkan tsunami dengan gempa yang terjadi sebelumnya.

2. 21 Juli 365: Alexandria, Mediterania Timur
Tsunami setinggi lebih dari 30 meter. Membunuh ribuan orang, kapal terhembalang ke daratan sejauh 3,2 kilometer.

3. 684: Hakuho, Jepang
Tsunami pertama yang tercatat di Jepang, setelah gempa 8,4 pada skala Richter.

4. 887: Ninna Nankai, Jepang
Tsunami melantakkan Kyoto. Pantai dan teluk Osaka rusak berat.

5. 1361: Shuhei Nankai, Jepang
Gempa 8,4 SR dan tsunami Nankaido menewaskan 660 orang, menghancurkan 1.700 rumah.

6. 1541: Nueva Cadiz, Venezuela
Kota Nueva Cádiz, yang berpenghuni 1.500 orang, disapu gempa dan tsunami.

7. 1605: Keich Nankaido, Jepang
Gempa 8,1 SR dan tsunami 30 meter menenggelamkan 5.000 orang.

8. 1700: Pulau Vancouver, Kanada
Gempa Cascadia, yang berkekuatan 9 MW, menyebabkan tsunami besar yang merambat ke Pasifik Barat Laut hingga ke Jepang.

9. 1707: Huei, Jepang
Gempa 8,4 SR memicu tsunami 25,7 meter yang menghantam Kochi Prefecture, menghancurkan 29 ribu rumah dan menewaskan lebih dari 50 ribu orang.

10. 1755: Lisabon, Portugal
Tsunami setinggi 15 meter menewaskan ratusan ribu orang. Dalam empat jam, gelombang tsunami sampai ke Cornwall, Inggris, sejauh 1.600 kilometer.

11. 1771: Kepulauan Yaeyama, Okinawa, Jepang
Tsunami setinggi 85 meter menenggelamkan belasan ribu orang.

12. 1792: Gunung Unzen, Kyushu, Jepang
Letusan gunung api menyebabkan tanah longsor, yang menimbulkan tsunami setinggi 100 meter (megatsunami kecil).

13. 1833: Sumatera, Indonesia
Gempa berkekuatan 8,8-9,2 SR mengakibatkan tsunami besar yang menyapu pesisir barat Sumatera.

14. 1854: Nankai, Tokai, dan Kyushu, Jepang
Gempa Ansei terdiri atas dua gempa 8,4 SR dan satu gempa 7,4 SR dalam tiga hari, yang menghasilkan gelombang setinggi 28 meter dan menewaskan 100 ribu orang.

15. 1868: Kepulauan Hawaii
Gempa 7,5 SR memicu longsor Gunung Mauna Loa, yang memicu tsunami setinggi 18 meter. Tsunami menyapu semua rumah dan manusia di pulau itu.

16. 1868: Arica, Cile
Gempa 8,5 SR di palung laut Peru-Cile melahirkan tsunami yang menerjang pelabuhan Arica dan Peru, menewaskan 70 ribu orang.

17. 1883: Krakatau, Selat Sunda, Indonesia
Muntahan magma Krakatau menyebabkan dasar laut runtuh dan menimbulkan tsunami hingga 40 meter di atas permukaan laut. Tsunami menerjang Samudra Hindia dan Pasifik hingga ke pantai barat Amerika dan Amerika Selatan.

18. 1896: Meiji Sanriku, Jepang
Tsunami mencapai 30 meter dan menewaskan 27 ribu orang.

19. 1923: Kanto, Jepang
Gempa besar Kanto meratakan Tokyo, Yokohama, dan sekitarnya, diikuti tsunami 12 meter.

20. 1958: Teluk Lituya, Alaska, Amerika
Gempa menyebabkan megatsunami setinggi 520 meter.

21. 1960: Valdivia, Cile
Gempa terbesar, 9,5 SR di lepas pantai Cile memicu tsunami paling dahsyat pada abad ke-20. Gelombang setinggi 25 meter menyebar ke Samudra Pasifik hingga pantai Sanriku, Jepang, 22 jam kemudian. Lebih dari 6.000 orang di seluruh dunia tewas.

22. 1964: Alaska, Amerika
Gempa 9,2 SR mengguncang Alaska, British Columbia, California, dan kota pantai di barat laut Pasifik serta menimbulkan tsunami lebih dari 30 meter.

23. 2004: Pantai barat Aceh, Samudra Hindia
Pada 26 Desember, gempa 9,1 SR menimbulkan tsunami besar yang menewaskan 166 ribu di Aceh dan 320 ribu orang dari delapan negara yang dilewati gelombang itu hingga ke Thailand, pantai timur India, Sri Lanka, bahkan pantai timur Afrika di Somalia, Kenya, dan Tanzania.

24. 2005: Nias, Indonesia
Gempa 8,7 SR di lepas pantai Nias menewaskan 1.300 orang.

25. 2006: Pangandaran, Indonesia
Gempa 7,7 SR mengguncang dasar Samudra Hindia, 200 km selatan Pangandaran, memicu gelombang tinggi hingga 6 meter di Pantai Cimerak. Sekitar 800 orang dilaporkan hilang.

26. 2007: Kepulauan Solomon
Gempa 8,1 SR dekat Kepulauan Solomon menimbulkan tsunami setinggi 5 meter, yang menyebar hingga ke Jepang, Selandia Baru, dan Hawaii.

27. 2011: Sendai, Jepang
Gempa kekuatan 8,9 SR di pesisir timur Honshu, Jepang, memicu tsunami setinggi 10 meter
dan menyebar ke Samudra Pasifik.

dikutip dari http://masihangat.wordpress.com

latar belakang di bentuknya ASEAN


BAB I

PENDAHULUAN

 
LATAR BELAKANG

   Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mencatat sejarah baru dengan ditandatanganinya ASEAN Charter (Piagam ASEAN) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-13 ASEAN di Singapura, Selasa (20/11). Piagam ASEAN tersebut diteken oleh 10 pemimpin negara anggota ASEAN, termasuk Myanmar. Kesepuluh kepala negara atau kepala pemerintahan ASEAN yang membubuhkan tanda tangan pada Piagam ASEAN itu adalah Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei Darussalam), PM Hun Sen (Kamboja), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Indonesia), PM Bouasone Bouphavanh (Laos), Abdullah Ahmad Badawi (Malaysia). Selanjutnya, PM Thein Sein (Myanmar), Gloria Maccapagal Arroyo (Filipina), PM Surayud Chulanont (Thailand), PM Nguyen Tan Dung (Vietnam), dan PM Lee Hsien Loong (Singapura).


  Padahal sebelumnya sejumlah pihak mengkhawatirkan PM Myanmar tidak akan ikut menandatangani dokumen tersebut dikaitkan dengan kondisi politik yang memanas di dalam negeri negara itu.


  Selain Piagam ASEAN, juga ditandatangani tiga deklarasi yaitu cetak biru ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN Declaration on the 13th Session of the Conference on Climate Change (UNFCCC), dan Conference of Parties Serving as the Meeting of the Parties (CMP) to the Protocol Kyoto Protocol


  Upacara penandatanganan disaksikan sejumlah menteri dari masing-masing negara dan liput sekitar 100 orang media cetak dan elektronik. Usai penandatanganan, para kepala negara melakukan acara bersulang (toast), yang disambut tepuk tangan para hadirin. Selanjutnya para kepala negara melakukan sesi foto bersama, dilanjutkan dengan foto bersama dengan para menteri luar negeri, dan anggota The Eminent Persons Group (EPG) and Members of High Level Taskforce (HTLF).

 
Tonggak Sejarah



  Piagam ASEAN disebut tonggak sejarah baru karena baru dimiliki ASEAN setelah 40 tahun berdiri. Piagam ASEAN merupakan dokumen yang diharapkan akan mentransformasikan ASEAN dari sebuah asosiasi menjadi suatu organisasi regional yang memiliki leader personality, dan mekanisme dan struktur organisasi yang lebih jelas. Salah satu organ ASEAN yang akan dibentuk sesuai piagam ini adalah Badan HAM ASEAN

 Piagam itu terdiri dari pembukaan, 13 bab, dan 55 pasal. Pasal-pasalnya menegaskan kembali prinsip-prinsip yang tertuang dalam seluruh perjanjian, deklarasi, dan kesepakatan ASEAN

  Dalam penyusunan piagam itu, Indonesia telah menunjukkan kepemimpinannya dalam mendorong disepakatinya hal-hal penting seperti prinsip demokrasi, good governance, dan perlindungan HAM. 

 
RUMUSAN MASALAH

 Dari uraian latar belakang tersebut di atas dapat dirumuskan permasalahan 

1. Bagaimana sejarah berdirinya ASEAN ?

2. Tujuan dibentuknya Piagam Asean (Asean Chartered) ?

 
BAB II

PEMBAHASAN

 A. SEJARAH BERDIRINYA ASEAN

   

ASEAN adalah kepanjangan dari Association of South East Asia Nations. ASEAN disebut juga sebagai Perbara yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Gedung sekretarian ASEAN berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia. ASEAN didirikan tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN diprakarsai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura :

1. Perwakilan Indonesia : Adam Malik
2. Perwakilan Malaysia : Tun Abdul Razak
3. Perwakilan Thailand : Thanat Koman
4. Perwakilan Filipina : Narcisco Ramos
5. Perwakilan Singapura : S. Rajaratnam

Sedangkan terdapat negara-negara lain yang bergabung kemudian ke dalam ASEAN sehingga total menjadi 11 negara, yaitu :

1. Brunei Darussalam tangal 7 Januari 1984
2. Vietnam tangal 28 Juli 1995
3. Myanmar tangal 23 Juli 1997
4. Laos tangal 23 Juli 1997
5. Kamboja tangal 16 Desember 1998


Prinsip Utama ASEAN 

Prinsip-prinsip utama ASEAN digariskan seperti berikut: 
Menghormati kemerdekaan, kesamaan, integritas dan identitas nasional semua negara 
Setiap negara memiliki hak untuk menyelesaikan permasalahan nasionalnya tanpa ada campur tangan dari luar 
Penyelesaian perbedaan atau perdebatan antar negara dengan aman 
Menolak penggunaan kekuatan dan kekerasan 
Meningkatkan kerjasama yang efektif antara anggota 

ASEAN dikukuhkan oleh lima negara pengasas; Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand di Bangkok Proses pembentukan ASEAN dibuat dalam sebuah penandatanganan perjanjian yang dikenal dengan nama “Deklarasi Bangkok”. Adapun yang bertanda tangan pada Deklarasi Bangkok tersebut adalah para menteri luar negeri saat itu, yaitu Bapak Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand). Pada tanggal 8 Januari 1984, seminggu setelah mencapai kemerdekaannya, negara Brunei masuk menjadi anggota ASEAN. 11 tahun kemudian, tepatnya tanggal 28 Juli 1995. Laos dan Myanmar menjadi anggota dua tahun kemudianya, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Walaupun Kamboja sudah menjadi anggota ASEAN bersama sama Myanmar dan Laos, Kamboja terpaksa menarik diri disebabkan masalah politik dalam negara tersebut. Namun, dua tahun kemudian Kamboja kembali masuk menjadi anggota ASEAN pada 30 April 1999. 

LOGO ASEAN 

 

Logo ASEAN membawa arti ASEAN yang stabil, aman, bersatu dan dinamik. Warna logo ada 4 yaitu biru, merah, putih dan kuning. Warna tersebut merupakan warna utama lambang negara-negara ASEAN. Warna biru melambangkan keamanan dan kestabilan. Merah bermaksud semangat dan dinamisme sedangkan putih menunjukkan ketulenan dan kuning melambangkan kemakmuran. Sepuluh tangkai padi melambangkan cita-cita pelopor pembentuk ASEAN di Asia Tenggara, yaitu bersatu dan bersahabat. Bulatan melambangkan kesatuan ASEAN. 

 

B. TUJUAN DIBENTUKNYA PIAGAM ASEAN (ASEAN CHARTERED).

  Tahun 2007 bisa dikatakan bersejarah bagi ASEAN. Kawasan ini memiliki tampilan baru. Ada harapan ASEAN akan terstruktur dan tersistematis.

  Semua itu ditandai dengan ditandatanginya Piagam ASEAN (ASEAN Charter) sebagai kerangka “konstitusi bersama” ASEAN.

  Keberadaan sebuah piagam agar bisa lebih mengikat negara-negara anggota sebenarnya sudah cukup lama dikumandangkan di kalangan pemikir ASEAN. Akan tetapi, baru pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2003 di Bali, keinginan ASEAN untuk memiliki sebuah piagam bersama itu mulai dikonkretkan.

  Ibarat sebuah perusahaan yang harus memiliki status hukum yang jelas, apakah itu perseroan terbatas (PT) atau perusahaan dagang (PD), ASEAN sebagai organisasi regional yang sudah berusia 40 tahun ini memang sudah seharusnya punya status hukum. Idealnya, dengan adanya status hukum itu, ASEAN lebih punya keleluasaan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, khususnya kalangan pebisnis. Dia (ASEAN) juga bisa memiliki aset, visi, dan misi, serta alat/perangkat untuk mewujudkan visi dan misinya tersebut.

  Piagam ASEAN memang tidak otomatis akan mengubah banyak hal di ASEAN. Malah, piagam itu sesungguhnya makin mengekalkan banyak kebiasaan lama. Misalnya, pengambilan keputusan di ASEAN tetap dengan cara konsensus dan KTT ASEAN menjadi tempat tertinggi untuk pengambilan keputusan jika konsensus tidak tercapai atau jika sengketa di antara anggota terjadi.

  Meski demikian, piagam tersebut hadir di saat yang pas, yaitu ketika kawasan Asia Tenggara ini terus berubah dan negara-negara ASEAN semakin memperluas cakupan kerja sama yang lebih kukuh ke Asia Timur (Jepang, Korea Selatan, dan China), Asia Tengah (India), serta ke selatan (Australia dan Selandia Baru). Juga, KTT Asia Timur yang diselenggarakan beriringan dengan KTT ASEAN.

Tujuan dibentuknya Piagam Asean adalah sebagai berikut

1. Permudah kerja sama

  Adanya Piagam ASEAN secara organisatoris akan membuat negara anggota ASEAN relatif akan lebih terikat kepada berbagai kesepakatan yang telah dibuat ASEAN. Secara teoretis, piagam itu akan semakin mempermudah kerja sama yang dibuat ASEAN dengan mitra-mitra dialognya.

  Jika pada masa lalu mitra ASEAN terkadang mengeluh bahwa kesepakatan yang telah dibuat dengan ASEAN ternyata hanya dilaksanakan dan dipatuhi oleh beberapa negara anggota ASEAN, kini kekhawatiran itu bisa dikurangi.

  Mekanisme kerja yang lebih jelas di ASEAN seperti tertuang dalam Piagam ASEAN itu juga akan mempermudah mitra-mitra atau calon-calon mitra yang ingin berurusan dengan ASEAN. Begitu pula bila di kemudian hari terjadi persengketaan, Piagam ASEAN telah membuat pengaturan umum untuk penyelesaian sengketa itu.

  Lebih penting lagi secara politis, ASEAN kini menegaskan dirinya sebagai organisasi yang menghormati serta bertekad untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi. Piagam meminta ASEAN menghargai HAM.

  Meski saat ini pelaksanaan kedua hal itu masih jauh dari ideal, setidaknya ASEAN sudah mengakui bahwa penghormatan atas HAM dan demokrasi sebagai nilai-nilai dasar, sama seperti umumnya negara maju. Dengan demikian, hambatan psikologis untuk bekerja sama dengan negara-negara ASEAN seperti sering terdengar selama ini dari beberapa negara maju, setidaknya sudah bisa dikurangi meski hambatan belum sepenuhnya bisa dihapuskan.

2. Tantangan internal

  Keberhasilan ASEAN melahirkan sebuah piagam bersama tidak otomatis bermakna ASEAN yang semakin solid. Tantangan terbesar justru berada di lingkungan internal ASEAN sendiri, khususnya bagaimana agar benar-benar bisa mengimplementasikan piagam itu sehingga ASEAN menjadi kekuatan yang menyatu dan tidak terpecah belah.

  Bagaimanapun, kehadiran Piagam ASEAN, yang di dalamnya mengharuskan para anggota mematuhi apa-apa yang sudah diputuskan bersama oleh ASEAN, akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa pihak. Mereka ini sebenarnya menaruh keberatan atas keputusan bersama itu. Meski demikian, Piagam ASEAN memang telah didesain sedemikian rupa sehingga tidak terlalu keras terhadap para anggotanya yang belum bisa menaati kesepakatan-kesepakatan yang telah dibuat.

  Celah-celah untuk kompromi yang sering kali diistilahkan banyak kalangan sebagai cara ASEAN (the ASEAN way) masih banyak diakomodasi di dalam piagam tersebut. Di bidang ekonomi, misalnya, Piagam ASEAN menjamin hak negara-negara anggota untuk berpartisipasi secara fleksibel dalam pelaksanaan komitmen-komitmen ekonomi di ASEAN. Begitu pula dalam pelaksanaan prinsip-prinsip “politik” ASEAN, seperti khususnya demokrasi dan penghormatan dan jaminan atas hak-hak asasi manusia, asas yang fleksibel tetap dipertahankan.

  Satu hal penting dalam Piagam ASEAN yang memang sudah selayaknya dilakukan adalah menjadikan organisasi ini sebagai organisasi yang berorientasi pada rakyat atau bukan organisasi birokrat semata. Dengan demikian, dibuka bahkan didorong kesempatan lebih besar kepada warga masyarakat ASEAN untuk berinteraksi satu sama lain dengan lebih intens.

  Pergaulan rakyat ASEAN di kawasan regional dan internasional itu tentu akan berkontribusi positif kepada kerja sama ASEAN dengan mitra-mitranya di seluruh kawasan.

3. Langkah paling maju

Ada tiga rencana ASEAN yang dituliskan di piagam itu. Tiga hal itu adalah menginginkan lahirnya Komunitas Ekonomi ASEAN, Komunitas Keamanan ASEAN, dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN.

  Jangan skeptis dulu dengan rencana pembentukan komunitas itu. Atau jangan melihat realitas sekarang jika ingin menilai prospek pembentukan tiga jenis komunitas itu. ASEAN bisa saja tidak terlihat berwibawa, melihat realitas sekarang, dengan mayoritas anggotanya punya masalah tersendiri yang tergolong berat. Beberapa di antaranya bahkan masih tergolong negara paria.

  Sesungguhnya, rencana pembentukan komunitas itu merupakan refleksi dari tajamnya visi para pemikir ASEAN. Piagam itu disusun para pakar atau figur terkenal di ASEAN. Wakil dari Indonesia adalah mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas.

  Mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas terkesan jengkel dengan analisis pengamat yang relatif selalu skeptis melihat ASEAN. “Mereka itu kadang genit, ya,” demikian kalimat lucu dari Ali Alatas mengomentari piagam yang disambut dingin oleh pengamat.

4. Piagam merefleksikan pandangan jauh ke depan. 

  Bahkan, piagam secara tersirat akan membuat ASEAN malu jika tidak bisa memenuhinya di kemudian hari. Inilah sumbangsih para pemikir ASEAN. Ini merupakan bukti bahwa para pakar ASEAN tidak dungu, tetapi punya sudut pandang yang strategis menuju masa depan.

  Hal ini diperkuat lagi dengan rencana pemerintah ASEAN, yang pada November lalu, di Singapura, sudah menandatangani deklarasi pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN pada tahun 2015. Bahkan, pada tahun 2008 sudah ada langkah untuk mewujudkan komunitas ekonomi ini. Tujuan akhirnya adalah aliran barang, jasa, warga yang relatif lebih bebas di ASEAN.

  Ini strategis mengingat contoh empiris, negara kaya di dunia menjadi makmur karena mobilitas itu. Para teknokrat ekonomi dan para figur terkenal ASEAN sudah memberi contoh soal penyusunan langkah ke depan.

  Sekarang ini, eksekusinya ada di lingkungan pemerintah di ASEAN yang sarat problem, bahkan masih suka menyiksa rakyat.

  Apakah junta Myanmar tahu piagam, atau lebih percaya piagam ketimbang paranormal? Ini hanya contoh kecil. Tetapi sudahlah, semoga waktu akan mengubah perangai dan perilaku sebagian pemerintahan di ASEAN, yang juga masih sering sekadar berkomitmen dan tidak bertindak nyata. Setidaknya mereka masih mau menorehkan sejarah baru dengan menandatangani Piagam ASEAN dan juga cetak biru Komunitas Ekonomi ASEAN 2015

5. Strategis

  Piagam itu sendiri dinilai strategis karena akan menjadi landasan hukum yang menjamin integrasi politik, sosial, ekonomi, budaya, keamanan, demokratisasi, perlindungan hak asasi, dan pelestarian lingkungan.

  Pembuatan piagam merupakan terobosan penting dalam sejarah ASEAN, yang selama 40 tahun lebih bersifat peguyuban. Dalam menghadapi tantangan 40 tahun kedua, ASEAN memang membutuhkan pijakan hukum yang lebih jelas dalam membangun blok politik dan ekonomi. 

dikutip dari : http://h45ibuan.blogspot.com

Rabu, 15 Februari 2012

Sejarah gerbong maut Bondowoso

Ditulis oleh Djoko Sri Moeljono (71 thn.), putra Soetedjo, penulis kisah ini.
Rasanja lontjeng tanda pukul satu belum lama dipukul, kok sipir pendjara sudah membangunkan kita?
“Bangun, bangun dan siap-siap pindah, bereskan semua barang-barang.”
Rupanja kita djadi juga pindah setelah kemarin sempat dibatalkan mendadak. Maka di pagi buta kami membereskan semua barang jang tidak banjak jumlahnja.
Dipagi buta dan masih gelap, kami digiring keluar penjara dan setelah melewati gerbang utama, semua seratus tawanan berjalan beriringan keluar halaman pendjara Bondowoso jang terletak disebelah Timur Alun-alun, bersebelahan dengan Kantor Pos. Kita berdjalan dengan diam, setelah Kantor Pos belok ke kiri melewati tenis baan (lapangan Trnnis – red.), kemudian menudju ke arah pasar.
Pengawal jang berjalan disebelah kita banjak sekali, semua diam sepandjang jalan di pagi jang dingin. Kita tahu arahnja pasti ke stasiun dan setelah melewati djembatan dan Gedung Karesidenen kelihatan di sebelah kiri kita berarti sebentar lagi sampai ke stasiun. Di stasiun kita menunggu tjukup lama sampai semua tawanan masuk kedalam gerbong barang jang banjaknja ada 3.
Di gerbong depan ada 24 tawanan, di gerbong tengah di mana kita berada, djumlah tawanan 38 orang dan ini sama banjaknja dengan gerbong belakang. Saat selesai,masih pagi dan kira-kira djam 5 pagi. Setelah kita berada dalam gerbong barang (atap dan dinding zink dan lantai kaju) pintu ditutup. Terasa mulai panas (Djawa: ungkep). Semakin lama mendjadi semakin panas dan orang mulai membuka badjunja.
Kepada mereka kita nesehatkan agar djangan merokok, karena asap rokok akan menambah buruknja hawa. Kita sudah meraba-raba kedjadian jang kurang baik, tetapi karena kita tak mempunjai alat apa2, maka hanja menjerah kepada Tuhan jang Maha Esa.
Setelah kita berada dalam gerbong satu djam lamanja, hawa mendjadi buruk sekali, orang2 mendjadi gelisah dan mereka buka pakaiannja sama sekali, telandjang bulat beberapa orang. Kepada mereka dinasehatkan agar djangan banjak bergerak dan ada jang mulai menghirup hawa lewat tjelah-tjelah pintu.
Keluh kesah mulai terdengar dan kita sendiri duduk tenang dan mentjari-tjari di kanan-kiri kita kalau2 ada lantai papan jang sudah rapuh. Dengan kuku kita tjoba-tjoba korek lantai dan kemudian dengan sendok seng kita mentjoba membuat lobang. Tetapi gagal karena sendok seng kurang kuat, sedang kaju lantai belum begitu rapuh. Achirnja dengan sendok dan garpu jang lebih kuat, saat sampai di halte pertama, gerbong dan pintu tetap terkuntji rapat. Dengan sendok dan garpu pemberian hadji Samsuri, kita berhasil membuat lobang sebesar kira2 3 cm lebar dan 10 cm pandjang. Kami sekarang punja dua sumber hawa, tjelah2 pintu dan lobang di lantai.
Kita suru orang bergantian mengisap hawa lewat lobang. Mereka kalau tidak dipaksa, tidak mau pergi dari lobang. Hawa sudah membantu, tapi tenggorokan mulai terasa kering karena haus dan kita tidak punja air minum. Sampai di halte kedua pintu tetap tertutup dan terkuntji rapat. Orang mulai minum air kentjingnja sendiri dan hawa semakin panas dan orang mulai ketakutan, mulai ada jang buang air (berak). Setiap gerbong berhenti, mereka ber-teriak2 minta hawa dan minum, terlebih-lebih dari gerbong belakang, meng-gedor2 dinding tapi tidak berhasil, sedang gerbong depan sepi2 sadja. Apakah di gerbong belakang sudah ada jang djadi korban? Kita suruh kawan2 digerbong tenang, hadapi nasib dengan penuh kejakinan akan adanja pertolongan. Tetapi nasehat ini tidak berhasil dan mereka berkelahi berebut hawa.
Kita mulai memikirkan lapar. Kalau kita minta pada pengawal, jawabannja: “G.v.d andjing, di sini tidak ada air, jang ada peluru. Di Surabaja nanti kamu bisa minum sekenjang-kenjangnja”
Rupanja pengawal2 adalah dari bangsa kita sendiri. Gerbong kita djadi gelisah ketika djatuh korban pertama,meninggal dunia. Dari gerbong belakang teriakan dan gedoran mulai berkurang. Apakah mereka sadar atau korbannja sudah bertambah.
Keadaan sangat menjedihkan. Seorang jang akan meninggal, menghembuskan nafas jang penghabisan seperti ajam jang sudah disembelih tetapi belum putus memotong lehernja (mbanjaki) dan sesudah itu keadannja sangat menjedihkan, darah keluar dari mulut dan kuping, mata keluar.
Sampai di halte jang ramai (mungkin Djember) gerbong belakang sudah mendjadi tenang, tidak begitu bergenuruh seperti di halte2 jang lain. Ketenangan tadi djangan2 merupakan tanda banjaknja korban. Korban djatuh di gerbong tengah baru satu, tetapi sangat mengerikan karena setelah satu ber-turut2 djatuh korban baru sehingga djumlahnja meningkat djadi 7.
Kita sendiri mulai chawatir dengan kawan kita Soeperdjono jang sudah dalam keadaan sangat lemah dan tidak mengeluarkan kata2. Waktu beliau minta tidur, kita tjegah. Kita hanja bisa berdoa dan alhamdullah Tuhan mendengar permohonan kita karena mendadak turun hudjan dengan lebat sekali (mungkin halte Klakah).
Dinding gerbong mendadak mendjadi dingin dan basah. Kawan2 merasa kuat lagi dan mereka men-djilat2 dinding agar sekedar dapat air untuk membasahi tenggorokan.
Keadaan dalam gerbong mendjadi tenang. Sewaktu kawan kita Soepardjono men-tjari2 di bingkisan teman2, dia menemukan sebuah mangga dan dilahapnja dan sisanja bidji pelok diberikan kepada teman2 untuk di-djilati (Djawa: klumuti) bergantian. Buah
mangga ini jang mungkin menjelamatkan jiwa Soepardjono.
Ketika gerbong berhenti dan tjukup lama, kita lihat dari sela2 bahwa diluar sudah gelap dan malam (ternjata kita sudah sampai di stasiun Wonokromo). Kita mendengar suara membuka pintu dan itu dari gerbong belakang.
Kemudian terdengar suara keras:”Kluar!”
Tetapi rupanja ta’ ada seorangpun jang kluar dan terdengar suara pintu ditutup kembali dengan keras, disusul teriakan:
“Paraat, ze willwn amok maken!”
Kemudian terdengar suara2 pengawal2 menjiapkan senapannja. Sesudah itu pintu gerbong tengah dibuka dan terdengar perintah: “Kluar!”
Alangkah terkedjut kita waktu akan kluar, ternjata kawan kita jang tidur dipangkuan kita telah meninggal dan badannja masih hangat. Djumlah korban dalam gerbong kita djadi 8. Kita disuruh djongkok dan diam di emplacement.
Pengawal menghitung dan bertanja :”Dimana jang 8 lagi?”
Kita mendjawab: “Mati!”
“Hei, mati?”
Kemudian mereka mengosongkan emplacement dan tidak lama kemudian datang pembesar2 militair.
“Siapa di salah satu kamu jang dapat bitjara Belanda?”
Karena tidak ada jang mendjawab, hadji Samsoeri menunjuk kita.
“Ini tuan,bapak ini bisa bitjara Belanda”.
Kemudian kita dipanggil dan diberi lampu senter (Djawa: sentolop) dan disuruh selidiki dalam gerbong tengah. Gerbong belakang tak perlu diragukan lagi, semua sudah meninggal.
Pintu gerbong belakang ditutup kembali.Keadaan sangat menjedihkan, korban2 bertumpukan di muka pintu dan hanja 2 orang jang meninggal dalam keadaan duduk di sebelah podjok.
Mula2 kita mengira mereka masih hidup, ternjata sudah mati. Sewaktu kita disuruh mengeluarkan korban2, keadaan kita sudah pajah dan lapar, tetapi karena korban2 adalah kawan2 kita sendiri, maka dengan terpaksa dan dengan air mata meleleh kita kerdjakan, Keadaan memang sangat menjedihkan.
Korban2 bisa dikatakan masak di dalam oven (pembakaran) Sewaktu mayat diangkat, kulit mereka lepas dan kelihatan putih. Bekas darah kelihatan keluar dari mulut dan kuping, mata dan lidah keluar, sungguh ta’ dapat kita lupakan. Ada jang tangannja keatas, ada jang meninggal mlungker.
Begitulah, kita letakkan 46 jiwa di peron stasiun Wonokromo. Sungguh djahanam perbuatan pendjadjah!
Kemudian truck2 jng telah disediakan masuk ke emplacement dan kitapun diperintah memuatnja. Karena kita sudah sangat pajah, maka pekerdjaan itu tidak bisa kita lakukan sebagaimana mestinja. Kalau bukan karena kawan2 kita sendiri dan antjaman sendjata, tak seorangpun kiranja tahan mendjalankannja. Kita tidak tahu ke hospital mana diangkutnja. Rupa2nja sangat dirahasiakan.
Ketika kita sampai di pendjara Bubutan, maka kepada kita diberikan sabun untuk mentjutji badan. Bagaimanapun membersihkan badan, bau majat masih melekat. Saat kita dapat makan di pendjara Bubutan, di mana kita disendirikan dan tidak boleh ber-tjakap2, tidak seorangpun jang bisa makan.
Diatas adalah cuplikan dari catatan Soetedjo, ayah saya, yang dibuat dalam sebuah buku tulis dengan logo disampul : NV Internationale Crediet- en Handelsvereiging “Rotterdam” – buku tulis untuk anak sekolah dimasa sesudah Agresi-II.
Ayah kami bebas tahun 1948 dan harus meninggalkan Bondowoso pindah ke Malang. Saat pindah dibantu seorang dokter Tionghoa, kalau tak salah ingat dr.Oei yang alamatnya di jl. Sekarpote
Di Malang ayah kami pertama kali bekerja ikut aanemer Lo Hok Sioe dan tugas saya setiap sore pinjam koran dari Tio King Hwie yang pedagang tembakau dan tinggal didepan kelenteng, di samping bioskop Emma (tahun 1948-1950).
Gerbong maut diberangkatkan dari Bondowoso 23 November 1947 atau 61 tahun lalu dan perintah pemindahan 100 tawanan yang dinyatakan sebagai extremist yang melakukukan “subversieve activiteit” ditandatangani oleh: J van den Dorpe, 2de Luit. der Mariniers 23 November 1947.
Sang letnan dua ini bertugas dalam: Veilicheidsdienst Mariniers Brigade SHK-IV Bodowoso.
Tiga gerbong maut disimpan di stasiun Bondowoso, stasiun Wonokromo dan Museum Brawijaya Jl.Ijen 25A Malang.
Gerbong depan : 24 tawanan hidup semua
Gerbong tengah : 38 tawanan,meninggal 8 orang
Gerbong belakang : 38 orang,meninggal semua
Saat tiba di Wonokromo setelah perjalanan 13 jam total 44 meninggal, 12 orang sakit payah, 12 lemas dan hanya 32 yang bisa mengurus jenazah sampai jam 02.00 dinihari sebelum mereka dikirim pe penjara Bubutan.
o setelah perjalanan 13 jam total 44 meninggal, 12 orang sakit payah, 12 lemas dan hanya 32 yang bisa mengurus jenazah sampai jam 02.00 dinihari sebelum mereka dikirim pe penjara Bubutan.
Peristiwa ini tercatat dalam buku “De Excessennota” yang terbit tahun 1995 – ingeleid door Jan Bank, diterbitkan oleh Sdu Uitgeverij Koningennegracht Den Haag 1995
Lihat halaman 21:
Bij een dertien uur durend trein transport van 100 Indonesische gevangenen in drie afgesloten goederenwagens van Bondowoso naar Soerabaja,kwamen 46 gevangenen door verstiking om het leven …….


dikutip dari:http://bondowosocity.wordpress.com

Sabtu, 11 Februari 2012

tragedi sampit (buku merah)

Abstrak
Kasus kerusuhan Sampit merupakan konflik antara Etnis Dayak dan Etnis Madura. Berdasarkan laporan Buku Merah: Konflik Etnis Sampit, Kronologi Kesepakatan dan Aspirasi, yang dikeluarkan oleh Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah (LMMDDKT), dikemukakan bahwa kerusuhan yang terjadi di sampit merupakan rangkaian peristiwa kerusuhan yang sudah 15 (lima belas) kali terjadi antara kedua etnis sejak tahun 1972 dan puncaknya adalah kerusuhan sampit itu sendiri.
Pada dasarnya kerusuhan bermula dari peristiwa kecil antar individu, seperti pada tahun 1972 di Palangkaraya, seorang gadis dayak digodai dan diperkosa, kejadian tersebut diselesaikan dengan mengadakan perdamaian menurut hukum adat. Pada tahun 1982, terjadi pembunuhan oleh Orang Madura terhadap seorang Suku Dayak, pelakunya tidak tertangkap, pengusutan dan penyelesaian hukum tidak ada. Sebagaimana catatan LMMDDKT, terdapat 15 (lima belas) kronologis catatan konflik lain antara Etnis Madura dan Dayak yang diawali oleh masalah sederhana dan tidak tuntasnya dalam ranah hukum. Adapun detail perjalanan Konflik antar Etnis Dayak dan Madura selengkapnya berdasarkan deskripsi Laporan LMMDDKT, pada tabel. 1.1 berikut:

Tabel 1.1. Perjalanan Konflik Etnis Madura dan Etnis Dayak
No
Tahun
Lokasi
Kronologi Peristiwa
1
1972
Palangkaraya
Seorang gadis dayak digodai dan diperkosa. Diselesaikan dengan perdamaian menutut hukum adat.
2
1982
-
Pembunuhan terhadap seorang Dyak oleh Orang Madura. Pelakunya tidak ditangkap, pengusutan hukum tidak ada.
3
1983
Kec. Bukit Batu, Kasongan
Seorang Etnis Dayak dinunuh, perkelahian 30 Orang Madura melawan satu Orang Dayak. Dilakukan perdamaian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, isinya: Jika Orang Madura mengulangi perbuatan jahatnya, mereka siap untuk keluar dari Kalimantan Tengah.
4
1996
Palangkaraya
Seorang gadis dayak diperkosa di gedung Bioskop Panala oleh Seorang Dayak, lalu dibunuh secara kejam. Penyelesainannya dihukum ringan.
5
1997
Desa Karang Langit, Barito Selatan
Orang Dayak dikeroyok oleh Orang Madura, dengan perbandingan 2:40, dan Orang Madura meninggal semua. Orang Dayak ditindak dengan hukuman berat, padahal dalam konteks membela diri
6
1997
Desa Tumbang Samba, Kec. Katingan
Seorang anak laki-laki dibunuh oleh seorang Suku Madura penjual sate. Padamulanya pertikaian antara Tukang Ste dengan pemuda Dayak, namun ketika dikejar tidak didapati. Seoarang anak yang kebetulan lewat pad akhirnya menjadi korban.
7
1998
Palangkaraya
Orang Dyak dikeroyok oleh empat Orang Madura, pelaku tidak dapat ditangkap dan korban meninggal. Tidak ada penyelesaian secara hukum.
8
1999
Palangkaraya
Seorang petugas Ketertiban Umum (Tibum) dibacok oleh Seorang Madura. Pelakunya ditahan, namun esoknya dibebaskan tanpa tuntutan hukum.
9
1999
Palangkaraya
Seorang Dayak dikeroyok beberapa Orang Madura, terkait masalah sengketa tanah. Dua orang dayak meninggal. Pembunuh lolos karena pergi ke Pulau Jawa. Saksi yang merupakan berasal dari Suku Jawa di hukum 1,5 tahun.
10
1999
Desa Pangkut, Kec. Arut Utara, Kab. Kota Waringin Barat
Perkelahian massala antara Suku Dayak dan Madura karena Orang Madura memaksa mengambil emas pada saat Suku Dayak menambang emas. Tidak ada penyelesaian hukum.
11
1999
Desa Tumbang Samba
Terjadi penikaman terhadap suami isteri Orang Dayak oleh tiga Orang Madura. Biaya perawatan ditanggung Pemda. Pelaku tidak ditangkap, karena sudah pergi ke Pulau Jawa.
12
2000
Desa Pungkut, Kota Waringin Barat.
Satu keluarga Suku Dyak meninggal dibunuh oleh Orang Madura, pelaku pembunuhan lar. Tidak ada penyelesaian hukum.
13
2000
Palangkaraya
Satu Orang Dayak meninggal dikeroyok oleh Suku Madura di depan Gereja Imanuel. Pelaku lari dan tidak ada proses hukum.
14
2000
Desa Kereng Pangi, Kasongan.
Terjadi pembunuhan terhadap seorang Suku Dayak, dikeroyok oleh Orang Madura. Pelaku kabur, pergi ke Pulau Jawa. Tidak ada penyelasaian hukum.
15
2001
Sampit
Konflik Sampit

Berdasarkan catatan LMMDDKT, kronologis konflik Sampit yang terjadi dimulai pada tanggal 18 Februari 2001 diawali oleh terjadinya perkelahian antara Suku Madura dengan kelompok Suku Dayak di Jalan Padat Karya, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang luka berat, kesemuanya berasal dari Suku Madura. Setelah itu terjadi pembakaran rumah Suku Dayak sebanyak dua buah, yang dilakukan oleh Suku Madura dan satu rumah lagi dijarah. Kejadian ini mengakibatkan tiga orang meninggal yang kesemuanya berasal dari Suku Dayak. Kerusuhan semakin berkembang dan terjadi pembalasan antar suku yang pada akhirnya kerusuhan tersebut merambat hingga ke Kota Palangkaraya, berdasarkan laporan LMMDDKT, tercatat bahwa korban meninggal sebanyak 383 orang, korban luka-luka 38 orang, korban materiil 793 rumah terbakar, 48 buah rumah rusak, dan sebanyak 57.492 orang dievakuasi melalui laut untuk kembali ke Pulau Madura. (Laporan LMMDKT, 2001).
Sedangkan dalam Laporan International Crisis Group (ICG) tentang Kekerasan Etnis di Indonesia: Pelajaran dari Kalimantan. Pecahnya konflik dapat dipahami dengan latar belakang dislokasi, dirampas, dan disihkan yang sangat mendalam yang dialami masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Secara sederhana ICG mengklasifikasikan pada tiga hal. Pertama, bahwa perlu adanya penerapan hukum yang cepat dan efektif untuk mencegah agar benturan antar perorangan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Kedua, masyarakat minoritas sebagai pendatang seharusnya menyesuaikan perilaku dan sikapnya terhadap mayoritas atau masyarakat setempat. Ketiga, dalam jangka yang panjang masyarakat Dayak tidak memiliki organisasi modern untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan sepertinya menerima saja nasib mereka, biasanya mereka memendam sakit hati yang mendalam atas perlakuan yang dilakukan pemerintah, korporasi dan etnis lain yang lebih maju. Dari waktu ke waktu Masyarakat Dayak yang terkucil mengungkapkan sakit hati mereka dengan kekerasan terhadap masyarakat lain yang rentasn, meskipun sasaran mereka belum tentu bertanggungjawab atas penderitaan mereka. (Kekerasan Etnis di Indonesia: Pelajaran Dari Kalimantan, ICG 2001)
Menurut Sudagung, dalam Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, kedatangan orang Madura ke Kalimantan, dibagi dalam tiga periode: Pertama, tahun 1902-1942 ketika Kalimantan dan Madura diperintah oleh Kerajaan Belanda. Migrasi ini berlangsung lambat dan terus-menerus. Kedua, migrasi yang terjadi pada zaman peralihan kekuasaan, saat Perang Dunia II, antara 1942-1950. Saat itu Jepang menduduki Hindia Belanda, lalu terjadi kekosongan kekuasaan, sesudah Amerika mengalahkan Jepang pada Agustus 1945. Ketiga, migrasi yang terjadi pada zaman Republik Indonesia, 1950-1980. Perpindahan orang Madura ke Kalimantan, dikarenakan faktor perdagangan. Orang Madura biasa mengarungi lautan, dan menjadi pedagang antarpulau. Selain mendarat di Ketapang dan Pontianak, para pedagang sapi itu, juga mendarat di pelabuhan Pemangkat. (Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, 2001).
Di Pulau Kalimantan, Orang Madura seperti pendatang pada umumnya, yang memiliki sifat pekerja keras dan ulet. Mereka bekerja sebagai buruh atau petani, tugasnya membuka hutan, ladang, kebun, menggali parit, hingga memecah batu. Selain rajin, orang Madura dianggap taat pada majikan bila bekerja. Tak heran, permintaan tenaga kerja Orang Madura, terus meningkat. Menurut Sudagung, biasanya, orang Madura yang datang ke Kalimantan, dari Bangkalan dan Sampang di Pulau Madura. (Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, 2001).
Yekni Maunati, dalam Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politik Kebudayaan, mengemukakan bahwa Orang Dayak adalah masyarakat yang defensif dan tidak reaktif. Banyak orang bilang bahwa etnis ini adalah etnis yang penyabar dan jarang marah. Etnis Dayak punya sistem hubungan yang cukup baik dengan etnis lain seperti saling menghormati dan sangat percaya atas apa yang dilakukan orang pada dirinya.  Namun kepercayaan mereka bukannya tanpa balasan artinya mereka bisa sangat kecewa jika dibohongi atau dikecewakan. Mereka bisa sangat baik dan menghamba jika di perlakukan baik namun akan sangat marah jika dikecewakan atau dibohongi. Perbedaan budaya pada dua komunitas ini melahirkan perbedaan pemaknaan tentang kehidupan masing masiang . Etnis Dayak menyatakan bahwa Orang Madura telah melanggar batas-batas nilai mereka dan Etnis Madura menganggap hal tersebut biasa bagi mereka. (Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politi Kebudayaan, 2004)
Dilihat dari latar belakang diatas, terdapat permasalahan terkait adanya miskoordinasi pemaknaan simbol identitas antara etnis Madura dan Dayak. Kasus ini menarik jika dikaji menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik. Mengapa bisa terjadi kerusuhan antar etnis sehingga terjadinya titik kulminasi konflik Madura dan Dayak pada kerusuhan Sampit.

Sub Bahasan Lanjutan: 
- Keterkaitan Konflik Etnis Samit dengan Teori Interaksionisme Simbolik
- Riwayat Konflik
- Karakter Budaya Masyarakat Madura
- Karakter Budaya Masyarakat Dayak

Daftar Pustaka:

Hendro Suroyo Sudagung. 2001. Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat. ISAI. Jakarta:.
Ibrahim, Ourida. 2009. Dayak Kalimantan Timur Sebuah Perjalanan. PT. Gheanata Cahaya Abadi, Jakarta.
Craib, Ian. 1986. Teori-Teori Sosial Modern: Dari Parsons Sampai Habermas. PT. Rajawali, Jakarta.
Lawang, Robert MZ. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern,. PT, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Maunati, Yekni. 2004. Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politik Kebudayaan. LKIS , Yogyakarta
Wawa, jannes Eudes, 12 April 2001. Dari Sanggau Ledo Hingga Sampit.. Kompas. Jakarta

dikutip sama persis dari:http://rahmatullah.banten-institute.org

Jika anda mengalami keterbatasan internet untuk mengunduh aplikasi/softwre yang telah di posting di blog ini Kami menawarkan aplikasi/software tersebut dengan cara pemesanan melalui ri20an shop online Klik disni