Untuk sementara halaman masih dalam tahap pengembangan,mohon maaf atas ketidaknyamanan ini...
semua link download untuk film dihapus secara sepihak oleh mediafire mohon bersabar kami akan memperbaiki satu persatu

Minggu, 12 Februari 2012

Cara Instal windows Vista


PART 1
Windows automatically run as the hard drive is blank, and will load files, this may take some time so be patient.

Windows Vista install loding file

Some of these stages can take quite sometime so be patient.

Now select your install Language,

LALU TEKAN NEXT

SETINGAN DI BUAT DEFAULT AJA DI ATAS CUMAN CONTOH! TEKAN NEXT

TEKAN NEXT TUK MELANJUTKAN MENGINSTAL

KLIK KIRI DENGAN MOUSE 1X PADA INSTAL NOW


This section is the collecting information part. First you will need your Windows “Product Key”. This will be on the disk packaging provided with your CD’s/DVD’s. The product key will be 25 digits long and will contain letters and numbers.

CEKLIST PADA AUTOMATCALLY ACTIVATE WINDOWS WHEN I’M ONLINE DIHILANGKAN LALU TEKAN NEXT DENGAN MOUSE

MASUKKAN PRODUC KEY

BERI CEKLIST  DENGAN KLIK KIRI 1X DENGAN MOUSE DI I ACCEPT THE LINCES TERMS LALU KILIK NEXT

Now you will asked the type of installation you wish to do. Click on “Custom” to continue.

SETELAH TAMPIL GAMBAR DI ATAS PILIH  COSTUM ADVANCED

To setup the harddrive, click on “NEW”
Select the amount of size you wish to use and click on “APPLY”.
It will take a few moments to apply the settings.
Once done, click on “FORMAT” to format the drive.
You will receive a warning, click “OK” to continue, as all info will be permanently deleted.

Windows is now formating the drive, this may take a few moments so be patient.

Once done click on “NEXT” to continue.


This section is for installing Windows, it will take sometime and does not require any input from you, so go make a cup of tea or watch TV as it may take up to an hour. Make sure there are no disks in your floppy drive, as the computer will reboot a few times during this process.
Windows now copies files:

Windows expands the files:

Windows is installing features:

Windows is installing updates:

Windows is doing a restart: It will do this automatically if you are not about, otherwise you can click “Restart Now” to speedthings up slightly.

The computer reboots:

If you get this message then you have left the a floppy disk in the floppy drive or your harddrive is not in the BIOS boot sequence correctly. Remove disk or fix BIOS then press “Any Key” to continue.

You may also get this message “Press any key to boot from CD or DVD..”, do not press and key and allow this to pass.

Windows continues Loading:

Windows is now booting for the first time, don’t be fooled there could still be a few reboots and quite a bit of installing to go.

Windows continues to install:

Windows does more updating and installing:

Windows reboots a few more times:

and then finally:

Something to do.

Next Input your Username for the computers Administrator account. Then Click on Password.

Now input your password (One you will remember) and then retype the password to confirm. Also type in a password hint that would help you remember it just in case. You may also change the default local login image by clicking on a different picture.

If you change the image it will change as per below. Once done click “NEXT” to continue.

Now choose a computer name (Mainly used for ID on a network), and select a different background image if you wish.

If you change the background it will change as per below. Click “NEXT” to continue.

Next you need to check the time zone is correct and also the time and date. Time and date in from the BIOS, but “Time Zone” needs to be set, it will defaulted to the most common language location used by your default language as set earlier. Click the “Down arrow” at the end of the box.

Now select your “Time Zone”. Once you are happy with your selection click on “NEXT” to continue

Now select your Windows protection method. We recommend the top option “Use Recommended settings”, click on your selection to continue.

That is all the information gathered that is needed, Windows Install will thank you, click on “START” to continue….

and begin to load.

and load….

Now the Windows “LOGIN” screen. Type in your password and click on the arrow (Or press “ENTER”) to continue.

Windows “WELCOMES” you….

Windows now “PREPARES THE DESKTOP”

Windows desktop appears and the stages of the install begin.

Several personalised settings will be installed.

The desktop will soon appear.

It is time to check your drivers and install all other software that you will require.
TIP: Usually running “Windows Update” will install most if not all missing drivers
THE END
Seperti halnya Windows XP aau Windows versi lainnya, proses instalasinya sangat mudah. Begitu juga dengan Windows Vista. Proses instalasi Windows Vista jauh lebih mudah. Pada proses instalasi ini Anda bisa langsung melakukan boot dari DVD dan langsung memformat harddisk Anda, kemudian proses instalasi terus dilaksanakan. Anda juga bisa dengan cara mengupgrade apabila sebelumnya sudah menggunakan Windows versi sebelumnya, misalnya Windows XP Professional.

Kalau proses instalasi dengan cara mengupgrade maka setelah Anda memasukkan master Windows Vista ke dalam drive DVD atau CD, maka segera tampil pilihan untuk melakukan instalasi. Dalam hal ini Anda tinggal menekan tombol Instal Now.
Selanjutnya dari tayangan tersebut Anda tinggal menunggu sehingga proses instalasi langsung dilaksanakan. Pada saat instalasi ini Anda hanya sesekali menekan tombol Next dan memasukkan CD-Key yang Anda miliki. Setelah proses instalasi selesai Anda diminta untuk melakukan activasi melalui Internet. Setelah melakukan activasi Windows Vista sudah siap digunakan.Publish
Menjalankan WIndows Vista
Untuk memulai Microsoft Windows Vista tekan tombol power di komputer dan di monitor. Setelah itu biarkan program bekerja. Tampilan awal sebelum Anda melakukan perubahan, Windows Vista akan menampilkan Welcome Center. Tampilan ini menjelaskan dan menampilkan hardware dan system yang Anda gunakan. Selain itu pada tampilan ini menampilkan fasilitas apabila Anda akan menambah hardware baru berupa Setup Device, fasilitas untuk menambah Account baru dan fasilitas untuk Transfer file dan setting.
  1. Untuk mengetahui beberapa fasilitas yang disediakan Microsoft Windows Vista terutama yang berhubungan dengan multimedia Anda bisa menjalankan Media Center. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
  2. Klik Start
  3. Klik Media Center
  4. Klik Next untuk melanjutkan setup Media Center
  5. Klik lagi Next
  6. Kalau computer Anda memiliki koneksi Wireles Anda piloih Yes, tetapi kalau tidak pilih No lalu klik Next untuk melanjutkan
  7. Pada tampilan Internet Connection dan “Always on” Internet Connection” Anda pilih Yes atau No tergantung koneksi Internet yang Anda gunakan
  8. Klik Next untuk melanjutkan
  9. Pilih salah satu koneksi yang tampil, misalnya Internet, Internet Media Center atau lainnya
  10. Klik Next untuk melanjutkan
  11. Pada tampilan Enter Your DialUp Password, maskkan password Anda di kolom password, misalnya admin001
  12. Ketikkan sekali lagi password Anda, mialnya admin001
  13. Klik Next untuk melanjutkan
  14. Klik Test untuk mencoba sambungan koneksi. Jika tidak ada koneksi maka komputer akan
Catatan: Untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaiknya computer Anda terkoneksi ke jaringan Internet. Namun demikian Anda juga tetap bisa memanfaatkan fasilitas ini walaupun tidak terkoneksi hanya sangat terbatas.
  1. Jika komputer Anda tidak terkoneksi ke jaringan Internet,maka akan tampil pernyataan DialUp failed.
  2. Klik saja Next untuk melanjutkan
  3. Klik lagi Next
  4. Kemudian pada tampilan Help Improve Media Center Anda pilih No Thank You, lalu klik Next lagi
  5. Klik Yes
  6. Klik Next, dan klik Next lagi
  7. Klik I’m finished dan klik Next
  8. Lalu klik Finish untuk mengakhirinya
Mengakhiri Windows Vista
Untuk mengakhiri Microsoft Windows Vista prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Klik Start.
  2. Klik salah satu pilihan yang tersedia
  3. Dalam keadaan ini ada tiga pilihan yang akan ditampilkan program, Switch User, Log Off, Lock, Shut Down dan Restart
dikutip sama persis dari :http://thebachtiar.wordpress.com 
TOPlist

Sabtu, 11 Februari 2012

tragedi sampit (buku merah)

Abstrak
Kasus kerusuhan Sampit merupakan konflik antara Etnis Dayak dan Etnis Madura. Berdasarkan laporan Buku Merah: Konflik Etnis Sampit, Kronologi Kesepakatan dan Aspirasi, yang dikeluarkan oleh Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah (LMMDDKT), dikemukakan bahwa kerusuhan yang terjadi di sampit merupakan rangkaian peristiwa kerusuhan yang sudah 15 (lima belas) kali terjadi antara kedua etnis sejak tahun 1972 dan puncaknya adalah kerusuhan sampit itu sendiri.
Pada dasarnya kerusuhan bermula dari peristiwa kecil antar individu, seperti pada tahun 1972 di Palangkaraya, seorang gadis dayak digodai dan diperkosa, kejadian tersebut diselesaikan dengan mengadakan perdamaian menurut hukum adat. Pada tahun 1982, terjadi pembunuhan oleh Orang Madura terhadap seorang Suku Dayak, pelakunya tidak tertangkap, pengusutan dan penyelesaian hukum tidak ada. Sebagaimana catatan LMMDDKT, terdapat 15 (lima belas) kronologis catatan konflik lain antara Etnis Madura dan Dayak yang diawali oleh masalah sederhana dan tidak tuntasnya dalam ranah hukum. Adapun detail perjalanan Konflik antar Etnis Dayak dan Madura selengkapnya berdasarkan deskripsi Laporan LMMDDKT, pada tabel. 1.1 berikut:

Tabel 1.1. Perjalanan Konflik Etnis Madura dan Etnis Dayak
No
Tahun
Lokasi
Kronologi Peristiwa
1
1972
Palangkaraya
Seorang gadis dayak digodai dan diperkosa. Diselesaikan dengan perdamaian menutut hukum adat.
2
1982
-
Pembunuhan terhadap seorang Dyak oleh Orang Madura. Pelakunya tidak ditangkap, pengusutan hukum tidak ada.
3
1983
Kec. Bukit Batu, Kasongan
Seorang Etnis Dayak dinunuh, perkelahian 30 Orang Madura melawan satu Orang Dayak. Dilakukan perdamaian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, isinya: Jika Orang Madura mengulangi perbuatan jahatnya, mereka siap untuk keluar dari Kalimantan Tengah.
4
1996
Palangkaraya
Seorang gadis dayak diperkosa di gedung Bioskop Panala oleh Seorang Dayak, lalu dibunuh secara kejam. Penyelesainannya dihukum ringan.
5
1997
Desa Karang Langit, Barito Selatan
Orang Dayak dikeroyok oleh Orang Madura, dengan perbandingan 2:40, dan Orang Madura meninggal semua. Orang Dayak ditindak dengan hukuman berat, padahal dalam konteks membela diri
6
1997
Desa Tumbang Samba, Kec. Katingan
Seorang anak laki-laki dibunuh oleh seorang Suku Madura penjual sate. Padamulanya pertikaian antara Tukang Ste dengan pemuda Dayak, namun ketika dikejar tidak didapati. Seoarang anak yang kebetulan lewat pad akhirnya menjadi korban.
7
1998
Palangkaraya
Orang Dyak dikeroyok oleh empat Orang Madura, pelaku tidak dapat ditangkap dan korban meninggal. Tidak ada penyelesaian secara hukum.
8
1999
Palangkaraya
Seorang petugas Ketertiban Umum (Tibum) dibacok oleh Seorang Madura. Pelakunya ditahan, namun esoknya dibebaskan tanpa tuntutan hukum.
9
1999
Palangkaraya
Seorang Dayak dikeroyok beberapa Orang Madura, terkait masalah sengketa tanah. Dua orang dayak meninggal. Pembunuh lolos karena pergi ke Pulau Jawa. Saksi yang merupakan berasal dari Suku Jawa di hukum 1,5 tahun.
10
1999
Desa Pangkut, Kec. Arut Utara, Kab. Kota Waringin Barat
Perkelahian massala antara Suku Dayak dan Madura karena Orang Madura memaksa mengambil emas pada saat Suku Dayak menambang emas. Tidak ada penyelesaian hukum.
11
1999
Desa Tumbang Samba
Terjadi penikaman terhadap suami isteri Orang Dayak oleh tiga Orang Madura. Biaya perawatan ditanggung Pemda. Pelaku tidak ditangkap, karena sudah pergi ke Pulau Jawa.
12
2000
Desa Pungkut, Kota Waringin Barat.
Satu keluarga Suku Dyak meninggal dibunuh oleh Orang Madura, pelaku pembunuhan lar. Tidak ada penyelesaian hukum.
13
2000
Palangkaraya
Satu Orang Dayak meninggal dikeroyok oleh Suku Madura di depan Gereja Imanuel. Pelaku lari dan tidak ada proses hukum.
14
2000
Desa Kereng Pangi, Kasongan.
Terjadi pembunuhan terhadap seorang Suku Dayak, dikeroyok oleh Orang Madura. Pelaku kabur, pergi ke Pulau Jawa. Tidak ada penyelasaian hukum.
15
2001
Sampit
Konflik Sampit

Berdasarkan catatan LMMDDKT, kronologis konflik Sampit yang terjadi dimulai pada tanggal 18 Februari 2001 diawali oleh terjadinya perkelahian antara Suku Madura dengan kelompok Suku Dayak di Jalan Padat Karya, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang luka berat, kesemuanya berasal dari Suku Madura. Setelah itu terjadi pembakaran rumah Suku Dayak sebanyak dua buah, yang dilakukan oleh Suku Madura dan satu rumah lagi dijarah. Kejadian ini mengakibatkan tiga orang meninggal yang kesemuanya berasal dari Suku Dayak. Kerusuhan semakin berkembang dan terjadi pembalasan antar suku yang pada akhirnya kerusuhan tersebut merambat hingga ke Kota Palangkaraya, berdasarkan laporan LMMDDKT, tercatat bahwa korban meninggal sebanyak 383 orang, korban luka-luka 38 orang, korban materiil 793 rumah terbakar, 48 buah rumah rusak, dan sebanyak 57.492 orang dievakuasi melalui laut untuk kembali ke Pulau Madura. (Laporan LMMDKT, 2001).
Sedangkan dalam Laporan International Crisis Group (ICG) tentang Kekerasan Etnis di Indonesia: Pelajaran dari Kalimantan. Pecahnya konflik dapat dipahami dengan latar belakang dislokasi, dirampas, dan disihkan yang sangat mendalam yang dialami masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Secara sederhana ICG mengklasifikasikan pada tiga hal. Pertama, bahwa perlu adanya penerapan hukum yang cepat dan efektif untuk mencegah agar benturan antar perorangan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Kedua, masyarakat minoritas sebagai pendatang seharusnya menyesuaikan perilaku dan sikapnya terhadap mayoritas atau masyarakat setempat. Ketiga, dalam jangka yang panjang masyarakat Dayak tidak memiliki organisasi modern untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan sepertinya menerima saja nasib mereka, biasanya mereka memendam sakit hati yang mendalam atas perlakuan yang dilakukan pemerintah, korporasi dan etnis lain yang lebih maju. Dari waktu ke waktu Masyarakat Dayak yang terkucil mengungkapkan sakit hati mereka dengan kekerasan terhadap masyarakat lain yang rentasn, meskipun sasaran mereka belum tentu bertanggungjawab atas penderitaan mereka. (Kekerasan Etnis di Indonesia: Pelajaran Dari Kalimantan, ICG 2001)
Menurut Sudagung, dalam Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, kedatangan orang Madura ke Kalimantan, dibagi dalam tiga periode: Pertama, tahun 1902-1942 ketika Kalimantan dan Madura diperintah oleh Kerajaan Belanda. Migrasi ini berlangsung lambat dan terus-menerus. Kedua, migrasi yang terjadi pada zaman peralihan kekuasaan, saat Perang Dunia II, antara 1942-1950. Saat itu Jepang menduduki Hindia Belanda, lalu terjadi kekosongan kekuasaan, sesudah Amerika mengalahkan Jepang pada Agustus 1945. Ketiga, migrasi yang terjadi pada zaman Republik Indonesia, 1950-1980. Perpindahan orang Madura ke Kalimantan, dikarenakan faktor perdagangan. Orang Madura biasa mengarungi lautan, dan menjadi pedagang antarpulau. Selain mendarat di Ketapang dan Pontianak, para pedagang sapi itu, juga mendarat di pelabuhan Pemangkat. (Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, 2001).
Di Pulau Kalimantan, Orang Madura seperti pendatang pada umumnya, yang memiliki sifat pekerja keras dan ulet. Mereka bekerja sebagai buruh atau petani, tugasnya membuka hutan, ladang, kebun, menggali parit, hingga memecah batu. Selain rajin, orang Madura dianggap taat pada majikan bila bekerja. Tak heran, permintaan tenaga kerja Orang Madura, terus meningkat. Menurut Sudagung, biasanya, orang Madura yang datang ke Kalimantan, dari Bangkalan dan Sampang di Pulau Madura. (Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat, 2001).
Yekni Maunati, dalam Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politik Kebudayaan, mengemukakan bahwa Orang Dayak adalah masyarakat yang defensif dan tidak reaktif. Banyak orang bilang bahwa etnis ini adalah etnis yang penyabar dan jarang marah. Etnis Dayak punya sistem hubungan yang cukup baik dengan etnis lain seperti saling menghormati dan sangat percaya atas apa yang dilakukan orang pada dirinya.  Namun kepercayaan mereka bukannya tanpa balasan artinya mereka bisa sangat kecewa jika dibohongi atau dikecewakan. Mereka bisa sangat baik dan menghamba jika di perlakukan baik namun akan sangat marah jika dikecewakan atau dibohongi. Perbedaan budaya pada dua komunitas ini melahirkan perbedaan pemaknaan tentang kehidupan masing masiang . Etnis Dayak menyatakan bahwa Orang Madura telah melanggar batas-batas nilai mereka dan Etnis Madura menganggap hal tersebut biasa bagi mereka. (Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politi Kebudayaan, 2004)
Dilihat dari latar belakang diatas, terdapat permasalahan terkait adanya miskoordinasi pemaknaan simbol identitas antara etnis Madura dan Dayak. Kasus ini menarik jika dikaji menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik. Mengapa bisa terjadi kerusuhan antar etnis sehingga terjadinya titik kulminasi konflik Madura dan Dayak pada kerusuhan Sampit.

Sub Bahasan Lanjutan: 
- Keterkaitan Konflik Etnis Samit dengan Teori Interaksionisme Simbolik
- Riwayat Konflik
- Karakter Budaya Masyarakat Madura
- Karakter Budaya Masyarakat Dayak

Daftar Pustaka:

Hendro Suroyo Sudagung. 2001. Mengurai Pertikaian Etnis: Migrasi Swakarsa Etnis Madura ke Kalimantan Barat. ISAI. Jakarta:.
Ibrahim, Ourida. 2009. Dayak Kalimantan Timur Sebuah Perjalanan. PT. Gheanata Cahaya Abadi, Jakarta.
Craib, Ian. 1986. Teori-Teori Sosial Modern: Dari Parsons Sampai Habermas. PT. Rajawali, Jakarta.
Lawang, Robert MZ. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern,. PT, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Maunati, Yekni. 2004. Identitas Dayak; Komodifikasi dan Politik Kebudayaan. LKIS , Yogyakarta
Wawa, jannes Eudes, 12 April 2001. Dari Sanggau Ledo Hingga Sampit.. Kompas. Jakarta

dikutip sama persis dari:http://rahmatullah.banten-institute.org

Jika anda mengalami keterbatasan internet untuk mengunduh aplikasi/softwre yang telah di posting di blog ini Kami menawarkan aplikasi/software tersebut dengan cara pemesanan melalui ri20an shop online Klik disni